Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 24 Agustus 2014

Apa Yang Dimaksud Dengan Koagulasi Dan Flokulasi?

Apa itu koagulasi? Koagulasi didefinisikan sebagai proses destibilisasi muatan koloid padatan tersuspensi termasuk bakteri dan virus dengan ...
Materi - Hallo sahabat indonesia teknologi, Artikel yang anda baca saat ini dengan judul Materi, Artikel ini telah dipersiapkan dengan baik untuk anda baca dan ketahui informasinya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Chemical, Artikel Kimia Analitik, Artikel Kimia Fisika, Artikel Materi, Artikel Sains, yang kami tulis ini dapat anda pahami. Selamat membaca.

Judul : Apa Yang Dimaksud Dengan Koagulasi Dan Flokulasi?
link : Apa Yang Dimaksud Dengan Koagulasi Dan Flokulasi?

Silahkan Baca


Materi



Apa itu koagulasi?
Koagulasi didefinisikan sebagai proses destibilisasi muatan koloid padatan tersuspensi termasuk bakteri dan virus dengan suatu koagulan, sehingga akan terbentuk flok-flok halus yang dapat diendapkan. Proses pengikatan partikel koloid dengan cara pengadukan cepat (flash mixing), yang merupakan bagian integral dari proses koagulasi.

Tujuan pengadukan cepat adalah untuk mempercepat atau menyeragamkan penyebaran zat kimia melalui air.
Pengadukan cepat akan membuat partikel-partikel padat dalam air saling berbenturan dan bertemu sehingga terbentuk flok-flok yang halus. Koagulan yang umum dipakai adalah : aluminium sulfat (tawas), ferri sulfat, ferro sulfat dan PAC.

Umumnya partikel-partikel tersuspensi atau koloid dalam air buangan melibatkan efek browmian. Permukaan partikel-partikel tersebut bermuatan listrik negatif. Partikel-partikel itu menarik ion-ion positif yang terdapat dalam air dan menolak ion-ion negatif.

Ion-ion positif tersebut lalu menyelubungi partikel-partikel koloid dan membentuk lapisan rapat bermuatan didekat permukaannya. Lapisan yang terdiri ddari ion-ion positif itu disebut dengan lapisan kokoh. Adanya muatan-muatan pada permukaan partikel koloid tersebut menyebabkan pembentukan medan elektrostatik di sekitar partikel itu sehingga menimbulkan gaya tolak-menolak antar partikel. 

Disamping gaya tolak-menolak akibat muatan negatif pada partikel-partikel koloid, adagaya tarik menarik antara 2 partikel yang dikenal dengan gaya Van der walls. Selama tidak ada hal yang mempengaruhi kesetimbangan-kesetimbangan muatan-muatan listrik partikel koloid, gaya tolak-menolak yang selalu lebih besar dari pada gaya Van Der Walls dan akibatnya partikel koloid tetap dalam keadaan stabil.

Jika ion-ion atau koloid bermuatan positif (kation) ditambahkan kedalam koloid target koagulasi, maka kation tersebut akan masuk ke dalam lapisan difusi karena tertarik oleh muatan negatif yang ada dalam permukaan partikel koloid.

Hal ini menyebabkan konsentrasi ion-ion dalam lapisan difusi akan meningkat. Akibatnya ketebalan lapisan difusi akan berkurang.

Proses koagulasi juga dibagi dalam tahap secara fisika dan kimia.
Fisika : pemanasan, pengadukkan dan pendinginan.
Kimia : elektroforesis, penambahan koloid dan penambahan elektrolit.

Faktor-faktor yang mempengaruhi proses koagulasi.
- Suhu air
- Derajat keasaman
- Jenis koagulan
- Kadar ion terlarut
- Tingkat kekeruhan
- Dosis koagulan
- Kecepatan pengadukan
- Alkalinitas

Apa itu Flokulasi ?
Flokulasi merupakan proses pembentukan flok yang pada dasarnya menggunakan pengelompokkan aglomerasi antara partikel dengan koagulan (menggunakan proses pengadukkan lambat atau slow mixing).

Pada flokulasi terjadi proses penggabungan beberapa partikel menjadi flok yang berukuran besar. Partikel yang ukurannya besar akan lebih mudah diendapkan dari pada yang kecil.

Agar partikel koloid menggumpal, gaya tolak menolak elektrostatik antara partikelnya harus dikurangi dan transportasi partikelnya harus menghasilkan kontak diantara partikel yang mengalami destabilisasi. Setelah partikel-partikel koloid mengalami destabilisasi.

Setelah partikel-partikel koloid mengalami destabilisasi, sangat penting untuk membawa partikel-partikel tersebut kedalam suatu wadah berpengaduk antara satu dengan yang lainnya sehingga dapat menggumpal dan membentuk partikel atau flok yang lebih besar.




Sabtu, 12 April 2014

Merencanakan Proses Pengolahan Limbah Cair

Mengenal Konsep Dasar Limbah Cair 1. Pengertian Limbah Cair : Sisa aktifitas kegiatan makhluk hidup berbentuk cairan yang tidak bermanfaat l...
Materi - Hallo sahabat indonesia teknologi, Artikel yang anda baca saat ini dengan judul Materi, Artikel ini telah dipersiapkan dengan baik untuk anda baca dan ketahui informasinya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Chemical, Artikel Materi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. Selamat membaca.

Judul : Merencanakan Proses Pengolahan Limbah Cair
link : Merencanakan Proses Pengolahan Limbah Cair

Silahkan Baca


Materi

Mengenal Konsep Dasar Limbah Cair


1. Pengertian Limbah Cair
: Sisa aktifitas kegiatan makhluk hidup berbentuk cairan yang tidak bermanfaat lagi dan jika  dibuang   ke lingkungan dapat merusak lingkungan.

Agar limbah cair tidak merusak lingkungan maka sebelum dibuang ke lingkungan harus diproses terlebih dahulu dengan melakukan pengolahan limbah.

Tujuan Pengolahan Limbah :
: Menurunkan tingkat pencemaran limbah sampai dengan standar baku mutu lingkungan sehingga tidak lagi mencemari lingkungan.

2. Sumber - sumber limbah cair
  • Kegiatan industri

  • Kegiatan domestik ( rumah tangga, hotel, kantor, pasar dll ).

  • Kegiatan peternakan, perikanan dan pertanian.

  • Resapan air tanah
3. Jenis - jenis limbah cair
Jenis - jenis limbah cair dibedakan dalam sifat dan karakternya.

a. Berdasarkan kandungan
  • Limbah organik                                                                                                               
yaitu : mengandung persenyawaan organik yang mudah terurai oleh mikroorganisme.           contohnya : limbah domestik dan peternakan.
  • Limbah anorganik                                                                                                            
yaitu : mengandung persenyawaan anorganik dan sulit terurai oleh mikroorganisme.            contohnya : limbah industri dan perbengkelan.

b. Berdasarkan tingkat bahayanya
  • Limbah cair B3                                                                                                     
yaitu : limbah cair yang mengandung bahan berbahaya dan beracun.                                     contoh : limbah cair industri yang mengandung logam berat.
Logam berat adalah : unsur logam pada konsentrasi sangat kecil menimbulkan bahaya yang besar.
contoh : logam Arsen ( As), logam mercury ( Hg ).
  • Limbah cair non B3  
yaitu : limbah cair yang tidak mengandung bahan berbahaya beracun.                                 
contoh : limbah cair kegiatan domestik.

  • Limbah cair radio aktif                                                                                                      
yaitu : limbah cair yang mengandung bahan radio aktif yang sangat berbahaya.

sambungan klick link disamping :http://kimiatip.blogspot.com/2014/04/sifat-sifat-limbah-cair.html

Jumat, 28 Maret 2014

Prosedur Pengolahan Limbah Padat

Contoh dari proses pengolahan limbah padat adalah pembuatan kompos padat.  Postingan ini adalah sambungan dari Mengolah limbah padat Bahan y...
Materi - Hallo sahabat indonesia teknologi, Artikel yang anda baca saat ini dengan judul Materi, Artikel ini telah dipersiapkan dengan baik untuk anda baca dan ketahui informasinya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Chemical, Artikel Materi, Artikel Sains, Artikel Umum, yang kami tulis ini dapat anda pahami. Selamat membaca.

Judul : Prosedur Pengolahan Limbah Padat
link : Prosedur Pengolahan Limbah Padat

Silahkan Baca


Materi


Contoh dari proses pengolahan limbah padat adalah pembuatan kompos padat. 
Postingan ini adalah sambungan dari Mengolah limbah padat

Bahan yang digunakan :
  1. Limbah kotoran ternak ( 1 blek )
  2. Limbah dedak halus ( 1 blek )
  3. Limbah sekam padi  ( 1 blek )
  4. Molases ( tetes tebu / gula aren ) ( 5 sendok )
  5. Aktivator EM4 ( 5 sendok makan )
  6. Air ( 10 liter )
Alat yang digunakan :
  1. Ember plastik besar
  2. Garu atau sendok pencampur bahan
  3. Karung goni
  4. Gayung
  5. Ayakan
Prosedur kerja :
  1. Campurkan semua bahan limbah.
  2. Larutkan molases ke dalam air, aduk rata.
  3. Tambahkan EM4 campurkan dan aduk rata.
  4. Siramkan larutan tersebut ke dalam campuran limbah kemudian aduk hingga rata dengan kadar air sekitar 30 - 40 %.
  5. Ratakan campuran bahan dalam goni, setebal 15 - 20 cm diatas lantai ( goninya dalam keadaan rebah ).
  6. Setelah 6 sampai 7 hari, kompos sudah matang.
  7. Lakukan pemisahan dengan cara pengayakan.
  8. Lakukan identifikasi kompos.
Keterangan :
  • Untuk mengetahui kadar air 30 - 40 % dengan cara meremas campuran bahan dengan tangan. Campuran akan tetap menggumpal di tangan dan mudah pecah jika disentuh.
  • EM4 adalah aktivator pengomposan dan kepanjangannya adalah ( Effective Mikroorganisme ) yang mengandung : Azotobactner sp, lactobacillus sp, ragi, bakteri fotosintesik dan jamur pengurai selulosa.
 
    Teori dasar mengolah limbah padat klick disini 

      Mengolah Limbah Padat

      Tahapan pengolahan secara umum : Pemisahan limbah ( berdasarkan jenis ). Pengecilan ukuran ( pencacahan / penggilingan. Pengolahan ( tergant...
      Materi - Hallo sahabat indonesia teknologi, Artikel yang anda baca saat ini dengan judul Materi, Artikel ini telah dipersiapkan dengan baik untuk anda baca dan ketahui informasinya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Chemical, Artikel Materi, Artikel Sains, Artikel Umum, yang kami tulis ini dapat anda pahami. Selamat membaca.

      Judul : Mengolah Limbah Padat
      link : Mengolah Limbah Padat

      Silahkan Baca


      Materi

      http://kimiatip.blogspot.com/2014/03/mengolah-limbah-padat.html

      Tahapan pengolahan secara umum :
      1. Pemisahan limbah ( berdasarkan jenis ).
      2. Pengecilan ukuran ( pencacahan / penggilingan.
      3. Pengolahan ( tergantung prosedur dai metoda yang dipilih ).
      4. Pemisahan hasil pengolahan ( untuk mendapatkan hasil ).
      5. Identifikasi hasil pengolahan.

        Faktor yang memperngaruhi proses pengomposan :
        • Ukuran bahan 
        Semakin kecil ukuran bahan maka luas permukaan semakin besar sehingga proses penguraian semakin cepat.
        • Kelembapan
        Kadar air sekitar 40 - 60%, karna mikroorganisme membutuhkan air sebagai tempat hidup.
        • Temperatur
        Temperatur yang baik adalah pada suhu 55 - 75 (0 Celcius) dimana pada suhu ini mikroorganisme dapat tumbuh 3 kali lipat dan sehingga penurunan  C / N dapat berjalan lancar.
        • pH
        pH yang baik adalah antara 6 - 8, jika terlalu asam mikroorganisme akan mati dan jika terlalu basa unsur N akan menjadi NH3.
        • Prosedur yang digunakan
        • Aktivator yang digunakan
         
          Prosedur percobaan pengolahan limbah padat klick disini  
               

            Kamis, 20 Maret 2014

            Melaksanakan Proses Ekstraksi

            I. TUJUAN Dapat melakukan proses ekstraksi sesuai dengan instruksi kerja yang diberikan. Mampu mengidentifikasi hasil ekstraksi yang didapat...
            Materi - Hallo sahabat indonesia teknologi, Artikel yang anda baca saat ini dengan judul Materi, Artikel ini telah dipersiapkan dengan baik untuk anda baca dan ketahui informasinya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Chemical, Artikel Kimia Fisika, Artikel Laporan, Artikel Materi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. Selamat membaca.

            Judul : Melaksanakan Proses Ekstraksi
            link : Melaksanakan Proses Ekstraksi

            Silahkan Baca


            Materi




            I. TUJUAN
            1. Dapat melakukan proses ekstraksi sesuai dengan instruksi kerja yang diberikan.
            2. Mampu mengidentifikasi hasil ekstraksi yang didapat.
            3. Mengetahui perbedaan ekstraksi cair-cair dan padat cair.
            II. TEORI DASAR

            Karena bahan teori dasar banyak, jadi untuk teori dasar dipindahkan dan dapat dilihat pada link berikut Teori Dasar Ekstraksi

            III. ALAT DAN BAHAN

            EKSTRAKSI CAIR-CAIR
            EKSTRAKSI PADAT-CAIR
            ALAT
            ALAT
            Corong pemisah
            Labu didih
            Selang
            Standar dan klem
            Soklet
            Gelas piala
            Gelas piala
            Kondensor gundul
            Pisau
            Gelas ukur
            Standar dan klem
            Gelas ukur

            Tube
            Mantel pemanas



            BAHAN
            BAHAN
            Etanol
            Kemiri
            N – heksana
            Minyak sawit
            Minyak sawit
            Aquades

            Metanol



            IV. PROSEDUR KERJA
            Cair - Cair
            1. Ambil minyak sawit 25 ml dan di ekstrak dengan etanol 25ml dengan cara dikocok-kocok hingga dengan etanol tercampur.
            2. Didiamkan hingga terpisah antara lapisan minyak dan etanol.
            3. Dipisahkan etanol dari minyak dengan membuka tutup corong pemisah dan etanol dikeluarkan dengan membuka kran.
            4. Minyak diekstrak kembali dengan etanol yang telah diambil lagi sebanyak 25 ml dan lakukan dengan cara yang sama.
            Padat - Cair
            1. Merangkai alat sesuai instruksi.
            2. Menimbang kemiri 25 gram dam diiris halus, lalu dimasukkan ke dalam kertas saring/
            3. Dimasukkan kedalam soklet dan diisi dengan n-heksana sepenuhnya setelah n-heptana turun ke dalam labu didih, lalu diisi lagi dengan n-heksana setengahnya.
            4. Didihkan air pada pendingin sendok. Lalu hidupkan mantel pemanas.
            5. Ekstraksi dilakukan sampai 4 kali sirkulasi.
            6. Kemudian lakukan pada pemekatan pada hasil ekstraksi.
            7. Setelah selesai, dimasukkan kedalam oven sekitar 15 menit ( cawan porselen telah ditimbang).
            8. Timbang berat cawan porselen + hasil ekstraksi.

            V.  PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
            Cair-Cair
            1. setelah minyak dimasukkan ke dalam corong pemisah, terdapat bidang batas tetapi belum terlalu tampak. Setelah dikocok terdapat bidang batas yang jelas ( terdapat 2 lapisan ).
            2. Saat membuka kran sebaiknya dibuka tutup corong pemisah terdahulu agar alirannya mudah    ( terdapat udara).
            Padat-Cair

            Data ekstraksi cair-cair
            • V minyak sawit = 25ml
            • V metanol = 2 x 25ml
            • cawan kosong = 31,58 gram
            • cawan kosong + hasil ekstraksi =  32,53 gram
            • hasil ekstraksi = 0,95 gram
            Data ekstraksi padat-cair
            • kemiri = 25,03 gram
            • cawan kosong = 38,70 gram
            • cawan kosong + minyak kemiri = 47,89 gram        
            • hasil = 9,19 gram
            Perhitungan
            A. Ekstraksi cair-cair
            rendemen = gram hasil / gram bahan baku      x 100%
                             = 0,95 / 25,00   x 100% 
                             = 3,8 %

            B. Ekstraksi padat-cair
            rendemen = gram hasil / gram bahan baku      x 100%
                             = 9,19 / 25,03   x 100 %
                             = 36,72 %

            VI. KESIMPULAN
            A. Cair-cair
            Minyak diekstraksi dengan etanol untuk pencucian suatu konstituen dalam suatu sampel kesuatu pelarut dilakukan dengan cara mengocok.

            B. Padat-cair
            Hasil yang didapatkan dari hasil percobaan ekstraksi cair-cair rendemennya sebanyak 3,8%, sedangkan pada ekstraksi padat cair hasil yang didapatkan 36,72 %.

              Rabu, 12 Februari 2014

              Apa Itu Industri? Bagaimana Struktur Industri?

              Banyak perusahaan-perusahaan yang menghasilkan berbagai macam barang dan jasa. Contohnya saja seperti sepatu, pakaian, sandang pangan maupun...
              Materi - Hallo sahabat indonesia teknologi, Artikel yang anda baca saat ini dengan judul Materi, Artikel ini telah dipersiapkan dengan baik untuk anda baca dan ketahui informasinya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Informasi, Artikel Materi, Artikel Umum, yang kami tulis ini dapat anda pahami. Selamat membaca.

              Judul : Apa Itu Industri? Bagaimana Struktur Industri?
              link : Apa Itu Industri? Bagaimana Struktur Industri?

              Silahkan Baca


              Materi

              Banyak perusahaan-perusahaan yang menghasilkan berbagai macam barang dan jasa. Contohnya saja seperti sepatu, pakaian, sandang pangan maupun transportasi. Ini semua termasuk industri.

              Lalu apakah anda tahu apa itu industri? dan bagaimana strukturnya?

              Industri adalah : Kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan peralatan.
              http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/apa-itu-industri-bagaimana-struktur.html

              Menurut UURI No 5 Tahun 1994
              Industri adalah : Kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi dan atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya, termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri.

              Usaha Industri Pengolahan
              adalah : usaha yang melakukan kegiatan mengubah barang (bahan mentah) menjadi barang jadi atau setengah jadi dari barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya sehingga lebih dekat pada pemakaian akhir untuk tujuan komersil.

              Tujuan suatu industri :
              • Meningkatkan nilai tambah
              • Memenuhi kebutuhan masyarakat
              • Meningkatkan atau memperluas pasar
              Struktur Industri
              Industri terstruktur dalam bentuk fungsi :
              • Produk 
               
              http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/apa-itu-industri-bagaimana-struktur.html
              merupakan perwujudan yang sangat jelas dari kemampuan industri untuk menghasilkan barang atau jasa dalam memuaskan kebutuhan dari pelanggan.

              Untuk itu perlu dicapai kesesuaian antara fungsi-fungsi bisnis seperti :
              1. Prestasi
              2. Estetika
              3. Kualitas
              4. Kuantitas
              5. Keterandalan harga jual
              6. Keterangan dalam biaya produk
              7. Waktu penyerahan
              • Pabrik
              http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/apa-itu-industri-bagaimana-struktur.html

              Merupakan sejmlah aset tetap dari organisasi, harus sesuai dengan kebutuhan produk, pasar, operator dan organisasi dan harus tetap temikian selama kebutuhan konsumen dapat diramalkan.

              Hal-hal yang harus diperhatikan :
              1. Kemungkinan permintaan yang akan datang
              2. Daya guna dan keterandalan peralatan 
              3. Desain dan tata tertib
              4. Pemeliharaan prestasi atau produktifitas
              5. Keamanan
              • Proses
              Keputusan tentang pembuatan produk dilakukan dengan memadukan kebutuhan teknis dan organisasi dengan kemampuan orang-orang didalam organisasi.
              (Kesesuaian antara aset peralatan dan organisasi dengan skill dari orang-orang dalam organisasi).

              Untuk itu dalam menentukan suatu proses perlu memperhatikan faktor-faktor berikut :
              1. Kapasitas yang tersedia
              2. Tenaga ahli yang tersedia
              3. Tipe produk
              4. Tata letak pabrik dan peralatan pabrik
              5. Keselamatan kerja
              6. Kebutuhan pemeliharaan
              7. Biaya yang akan dicapai
              • Program
               http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/apa-itu-industri-bagaimana-struktur.html 
               
              Jadwal waktu menetapkan tanggal penyerahan barang atau jasa kepada pelanggan atau pengguna adalah ungkapan yang paling jelas dari kemampuan industri untuk menghasilkan barang atau jasa dalam memuaskan kebutuhan dari pelanggan atau pengguna.

              Jadwal waktu penyerahan menghasilkan jadwal antara lain untuk :
              1. Pembelian atau pengadaan bahan dan sumber daya 
              2. Transformasi (kapan diproses)
              3. Pemeliharaan aset, bahan maupun hasil
              4. Kesiapan kas
              5. Kesiapan penyimpanan atau kemampuan pergudangan
              6. Jadwal atau kemampuan transformasi
              • Faktor Manusia
               http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/apa-itu-industri-bagaimana-struktur.html 
               
              Produk industri dari awal hingga akhir bergantung kepada faktor manusia, ini sangat bervariasi baik dalam kecerdasan, kecakapan atau skill maupun harapan-harapannya.

              Oleh karena itu dalam faktor manusia perlu diperhatikan antara lain :
              1. Upah atau gaji
              2. Keamanan atau keselamatan kerja
              3. Syarat-syarat kerja
              4. Motivasi kerja
              5. Serikat buruh
              6. Pendidikan dan latihan yang sudah diadakan
               

               

              Jumat, 31 Januari 2014

              Sekilas Tentang Pengertian, Manfaat dan Kekurangan Magnesium

              Magnesium Magnesium ialah  unsur kimia  di dalam  jadual berkala  yang mempunyai simbol Mg,  nombor atom  12 dan jisim atom 24.31. Magnesi...
              Materi - Hallo sahabat indonesia teknologi, Artikel yang anda baca saat ini dengan judul Materi, Artikel ini telah dipersiapkan dengan baik untuk anda baca dan ketahui informasinya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Chemical, Artikel Materi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. Selamat membaca.

              Judul : Sekilas Tentang Pengertian, Manfaat dan Kekurangan Magnesium
              link : Sekilas Tentang Pengertian, Manfaat dan Kekurangan Magnesium

              Silahkan Baca


              Materi

              Magnesium
              Magnesium ialah unsur kimia di dalam jadual berkala yang mempunyai simbol Mg, nombor atom 12 dan jisim atom 24.31. Magnesium merupakan unsur yang kelapan paling berlimpah di bumi dan merangkumi 2% daripada kandungan kerak Bumi dari segi berat, adalah unsur ketiga terbanyak yang terlarut dalam air laut. Logam alkali bumi ini banyak digunakan dalam pengalohan logam, contohnya dalam pembuatan aloi aluminium-magnesium, yang biasanya dinamakan "magnalium" atau "magnelium".

              http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/Sekilas-Tentang-Pengertian-Manfaat-dan-Kekurangan-Magnesium.html

               Sifat utama dari magnesium agak kuat, berwarna putih keperakan dan ringan (satu pertiga lebih ringan daripada aluminium). Magnesium berubah kusam apabila teroksidasi dengan udara, tetapi berlainan dengan logam-logam alkali, penyimpanan dalam persekitaran yang bebas oksigen tidaklah diperlukan kerana ia akan membentuk satu lapisan pelindung oksida yang sukar ditembus atau diasingkan. 

              Dalam bentuk serbuk, logam ini terbakar dengan nyala putih apabila terbakar dalam keadaan lembap. Magnesium sukar terbakar jika dalam bentuk gumpalan, dan adalah lebih mudah untuk dibakar jika dipotong dalam bentuk kecil.

              Kegunaan dari magnesium adalah untuk menghilangkan sulfur dalam besi dan besi baja, plat fotoukiran dalam industri pencetakan, ditambah dengan logam lain untuk membentuk aloi dalam pembuatan pesawat, dalam aloi aluminium-magnesium, logam ini memperbaiki sifat mekanikal, agen penambah dalam bahan perejang konvensional dan digunakan untuk menghasilkan grafit nodul dalam besi tempa, agen penurun dalam penghasilan uranium tulen dan logam-logam lain daripada garamnya, dan kegunaan yang lain dalam fotografi lampu kilau, nyala, dan piroteknik, termasuk bom api.

              Magnesium hidroksida umum diproduksi dengan proses pengendapan dari lautan magnesium dan proses pengendapan dari air laut. Senyawa ini banyak digunakan di industri farmasi/obat dalam sediaan obat maag dan obat lainnya, sedangkan di industri kimia banyak digunakan dalam proses pemurnian gula, pengeringan produk makanan, bahan tambahan residu minyak baker.

              Manfaat dan Kekurangan Magnesium
              Manfaat Magnesium :
              • Magnesium membantu menjaga fungsi otot dan syarat yang normal. 
              • Magnesium mempertahankan ritme jantung hingga menjadi stabil.
              • Magnesium membantu penguatan tulang.
              • Magnesium dapat menghambat penumbuhan kanker otak
              • magnesium dapat mengobati sakit asma akut.
              • Magnesium berfungsi dalam metabolisme energi dan sintesa protein.
              • Magnesium dapat mengobati migren, gangguan fungsi ginjal dan prostat, memulihkan kesegaran dan stamina tubuh, serta memulihkan gairah seksual.
              • Magnesium berfungsi sebagai zat yang membentuk sel darah merah berupa zat pengikat oksigen dan hemoglobin.
              • Digunakan sebagai pupuk.

              Kekurangan Magnesium:
              • ·         Menyebabkan peningkatan kadar adrenalin,menimbulkan perasaan cemas.
              • ·         Menyebabkan penyembulan katup mitral, meningkatkan tingkat perasaan cemas.
              • ·         Kehilangan nafsu makan
              • ·         Depresi
              • ·         Menyebabkan darah tinggi dan osteoporosis
              • ·         Kontraksi otot serta kram
              • ·         Kejang koroner